Belakangan ini lagi santer isu susu mengandung bakteri, awalnya sih gue tenang tenang aja, karna gue pikir susu Andrew kan susu bermerek, dan lagian selama minum susu tersebut ga ada sakit atau keluhan apapun. Berhubung lagi rame dibicarakan ada baiknya disimak juga, apalagi tabloid langganana gue Nakita juga menjadikannya sebagai headline berita untuk edisi minggu ini. dan lagi di Metro TV acara ‘Healthy Life’ edisi kemaren juga membahas mengenai susu yang mengandung bakteri. Sampe sampe gue nonton dulu baru berangkat kerja.

Saat lagi heboh soal susu mengandung bakteri ‘Enterobacter Sakazakii (ES)’, ada hikmahnya juga, ibu ibu beralih lagi ke ASI yang sudah jelas banyak khasiatnya. Tapi bagaimana dengan ibu ibu yang uda ga ada ASI?
Ini yang gue belajar dari Talkshow yang dipandu oleh Soraya Haque, bintang tamu nya Sofie Novita, seorang pakar mikologi, dan dr Tan selaku pemerhati gizi.
Mengenai bakteri ES,dari 22 sampel susu formula yang diambil untuk diuji antara tahun 2003-2006 ada 5 yang tercemar. Susu formula yang diuji itu susu bayi dibawah 1 thn. Hasil test yang dilakukan pada tikus,ternyata bakteri ES bisa menyebabkan meningitis, radang usus dan infeksi peredaran darah. Para Peneliti dari IPB Bogor ini memang tidak mau menyebutkan merek karna selain tidak lazim lagian masih harus diuji lebih lanjut lagi.  Kita sebagai orang awam juga tidak perlu kuatir karena Badan POM juga turun tangan dan akan uji sampling 96 produk susu yang beredar. So, tunggu aja hasilnya dalam 2 bln mendatang..(lama juga ya..)

Menurut seorang bapak pakar mikologi dalam talk show tsb, bakteri ES akan mati pada suhu 60 derajat, jadi kalo menyeduh susu dengan air mendidih ya jelas bakteri nya akan mati.

Komentar dr Tan bahwa sekarang ini sudah tidak lagi menganut Menu 4 sehat 5 sempurna. Kalau zaman gue SD dulu waktu pelajaran PKK, kalo mau cepat besar dan pintar haruslah pilih menu 4 sehat 5 sempurna. sekarang ini lebih ke arah Gizi Seimbang. Pemerintah harus mensosialisasikan soal Gizi Seimbang ini.

Menurut dr Tan, saat anak berusia 2 thn gigi sudah lengkap,sudah bisa makan makanan padat, sebenarnya tidak terlalu butuh susu asal makan dengan menu gizi seimbang.
Mama gue sampe sekarang masih menekankan anak harus tetap minum susu apalagi pagi hari. Pilih susu yang bagus walau mahal gak papa biar anak pinter. Tapi gue berpendapat lain. Untuk Andrew yang uda hampir 2 thn susu tetap penting untuk pertumbuhan anak, tapi tetap makanan lah yang paling penting. Kalau ada gizi yang mungkin kurang dari makanan ya bisa dilengkapi dengan gizi yang terkandung dalam susu. Pendapat dr Tan, susu pasteurisasi sudah lewati banyak proses jadi banyak gizi yang berkurang. sebenarnya yang baik itu whole milk walau rasanya kurang enak. dr Tan jelas menentang sekali ibu ibu yang tidak memberikan ASI lagi karna alasan karir (ekonomi). Gue pribadi ada penyesalan karna waktu Andrew kecil hanya memberikan ASI 1 bln, bulan ke dua gue uda masuk kerja. Emang sih kalo uda jadi ibu ya harus lebih mentingan anak daripada karir. So, kalau Tuhan berkenan untuk Andrew punya adek lagi, gue uda siap untuk tidak lagi berkarir (at least min bisa 3 bulan memberikan full ASI)…

Ada juga dibahas susu pasteurisasi dimana karena sudah melalui banyak proses maka dinilai banyak kandungan gizi yang sudah berkurang.

Sumber lain dari Intisari, Pasteurisasi dan UHT sebenarnya sama, melalui proses pemanasan tapi suhu nya yang berbeda. Upaya mengawetkan susu dan gizinya sampai pada metode  susu UHT (ultra high temperature), yaitu memanaskan susu segar selama empat detik pada suhu 140 derajat C untuk mematikan semua bakteri tanpa merusak mutu gizinya. Kalo dibanding dengan susu bubuk yang melalui proses yang jauh lebih panjang lagi jelas jelas susu UHT bisa jadi pilihan.

Menurut Mama gue, dulu waktu gue kecil, paling susah minum susu, maunya minum teh manis..hehe..tapi buktinya uda gede pinter aja tuh..(narsis nih..).Gue baru gemar minum susu tuh waktu SMP menjelang SMA.

Saat ini Andrew mengkonsumsi susu C*kid Platinum, 1 kaleng 1 minggu, dimana hampir mengocek kantong sebesar 500rb per bln..hmm..lumayan berat sih..Gue ada rencana mau ganti susu nya Andrew dan mulai memperkenalkan makan yogurt..
Sebenarnya susu formula bukan lah makanan raja atau yang utama, banyak yang bisa dijadikan pengganti susu. Untuk lebih detilnya sih gue pengen konsultasi lagi dengan DSA nya Andrew pada jadwal imunisasi mendatang. So, tunggu aja di posting yang akan datang..

Tambahan: Hasil konsultasi dengan DSA nya Andrew:
– walau Andrew tiap bulan nya timbangan cuman naik 1 ons, tapi masih normal, karna anaknya aktif banget
– uda boleh selingan minum susu UHT
– ga perlu cemas soal bakteri dalam susu yang lagi heboh karna kondisi anak sehat…